Selamat Datang Di Tempatnya Pemuja-Pemuja Cinta dan Pejuang Ulung

Anda juga bisa menambahkan blog anda di link blog ini, Sebarkanlah Kasih Sayangmu kepada semua teman dan sahabat kita semua. lewat share link
Kasihilah sesamamu manusia seperti kamu menyasangi dirimu sendiri

Senin, 20 Desember 2010

jangan kamu menikah karena ....

JANGAN MENIKAH KARENA. . .

Menampilkan satu-satunya kiriman.

  • Bagaimana cara berpacaran yang baik? 80% masalah keluarga yang timbul setelah pernikahan adalah disebabkan karena masa pacaran yang tidak baik. Dan selama pacaran yang tidak baik ini seperti menaruh bom waktu yang akan meledak ketika seseorang melanjutkan pacarannya ke jenjang pernikahan.

    Banyak orang berpacaran dengan melalui pergaulan yang tidak sehat. Padahal Tuhan rencanakan banyak hal baik yang dimulai dari pergaulan. "Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik". Berikut adalah motivasi salah dalam berpacaran yang terkadang terdapat dalam pikiran, dan hal ini kita terus bawa hingga perkawinan:

    Masalah usia
    Sering kita menganggap kalau kita harus menikah di usia tertentu yang kita anggap sudah cukup. Hal ini salah. Allah punya rencana untuk tiap mahluk-Nya berbeda-beda. Dan usia tiap orang untuk menikah berbeda-beda. Untuk itu hendaknya kita tidak menghakimi teman kita yang sering kali dianggap `perawan tua` atau semacamnya. Usia matang bukan berarti obral besar-besaran, namun bukan juga tetap jual mahal.

    Rasa kesepian
    Jangan menikah bila kita belum menang dari rasa kesepian kita. Faktor ini terkadang terjadi pada kaum wanita. Dengan anggapan bahwa dirinya kesepian, maka ia akan menerima siapa saja yang tertarik dengannya.

    Tekanan dari orang tua atau teman
    Ingatlah bahwa kita menikah karena rencana Tuhan, dan bukan atas dasar tekanan dari orang lain. Berusaha membuat senang orang tua atau teman suatu saat akan membahayakan hubungan apalagi jika masuk dalam pernikahan.

    Merasa sudah cocok
    Disaat kita menemukan calon, dan kita merasa sudah cocok, hati-hatilah!. Kita harus teliti lebih jauh tentang diri pasangan kita. Seperti cerita, sepasang muda-mudi yang merasa bahwa pasangannya itu baik dan segera akan menikah karena kebaikan pasangannya itu. Ingat! bahwa kita bukan mencari orang baik untuk dijadikan pasangan hidup, tetapi orang benar. Karena orang baik belum tentu orang benar, tetapi orang benar pasti seorang yang baik.

    Alasan Materi
    Seperti warisan, kekayaan dan jabatan yang sifatnya tidak kekal dan hanya menjadikan manusia rakus harta. Banyak orang mengganggap kebahagiaan tergantung harta banyak sehingga mereka berani menjual imannya demi pasangan yang dianggap mapan. Ini salah besar. Tuhanlah sumber kebahagiaan sehingga meninggalkan iman artinya melepaskan diri dari damai sejahtera yang dijanjikan Tuhan.

    Asmara atau ketertarikan jasmani
    Ingatlah janganlah menginginkan kecantikannya dalam hatimu, janganlah terpikat oleh bulu matanya. Karena apabila kita sudah menjadi tua pun semua kecantikan itu akan hilang.

    Hasrat dan Nafsu Biologis
    Ini dikhususkan untuk kaum pria. Janganlah menikah bila seorang pria belum menang dalam hal kekudusan atau nafsu. Janganlah berpikir kalau menikah adalah alternatif lain untuk seorang pria daripada ia lari ke berbuat dosa. Menikahlah dengan niatan atau maksud baik.

    Kuasa gelap
    Janganlah kita sekali-kali memakai cara ini dalam menentukan pasangan hidup kita. Ingat apa yang ditabur itu yang akan dituai. Iblis mungkin akan memberikan kepada kita wanita yang sempurna, pria yang sempurna seperti yang kita idamkan, tapi ia akan memberikan kuitansi pada kita. Misalnya: perkawinan anda hanya berumur lima tahun, atau anak yang anda lahirkan akan idiot, atau anda harus mengalami sakit-penyakit, masalah dengan bisnis anda, dan sebagainya. Tapi kalau kita meminta pada Tuhan, DIA memberikan yang menurutnya terbaik untuk kita, malah Ia akan memberikan damai sejahtera kepada keluarga kita selamanya, yang tidak akan dapat ditukar dengan uang seberapa besarnya pun. Jadi jangan pernah berpikir: "Bila cinta ditolak, dukun bertindak".

    Sumber : abalove


    Jika Menikah Adalah Prioritas...


    Jika menikah adalah salah satu prioritas yang ingin dicapai, maka penting untuk mengetahui, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum masuk ke dalamnya. Selain itu, kita perlu juga memperhatikan keseimbangan antara aktivitas-aktivitas persiapan yang dilakukan untuk mencapai rencana tersebut.

    Berdasarkan survei, mayoritas orang menghabiskan waktu dan energi untuk mempersiapkan pernikahan sebatas urusan finansial. Karena itu, banyak yang bekerja rodi siang dan malam supaya bisa mengkredit rumah, mobil, dan segala kebutuha pernikahan lainnya. Pergi dari rumah jam 7 pagi, baru pulang lagi jam 9 malam. Sabtu juga kerja, dari siang sampai sore. Bisa sampai malam kalau tiba-tiba ada klien penting yang berkunjng. Minggu pagi menjadi waktu terbaik untuk "tewas" dengan tenang di tempat tidur. Minggu siang bertemu dengan pasangan untuk makan siang bersama, jalan-jalan di mall, atau ke pameran furniture untuk mulai mencari perlengkapan rumah tangga. Mingu sore ke gereja lalu mencari cafe untuk makan malam bersama. Di situlah, selama kurang lebih 1 jam, akhirnya ada waktu untuk bicara dari hati ke hati. Tapi hanya itu. Satu jam seminggu untuk bicara dengannya. Dan beberapa bulan kemudian, atas desakan orang tua dan calon mertua yang selalu berkata, "Cepat menikah, sudah umur berapa sekarang?" lonceng pernikahanpun segera dibunyikan.

    Demikian intisari dari survei sederhana yang dilakukan oleh Young Life Indonesia (YLI), sebuah ministry yang bergerak di kajian kepemimpinan kaum muda dan profesional Indonesia . Analogi dari situasi ini adalah orang yang hendak membangun rumah. Dia bekerja mati-matian supaya bisa membeli semen, batu, pasir, cat, dan sebagainya. Tapi, di saat-saat terakhir, dia tidak tahu apakah tanah tempat dia akan membangun rumah itu cukup kuat untuk dijadikan fondasi. Dan dia juga sebenarnya tidak yakin, rumah dengan gaya seperti apakah yang akan dibangunnya. Pokoknya rumah, bentuknya seperti apa, bagaimana nanti! Bukankah Tuhan akan menolong?

    Ada 4 aspek aktivitas yang digunakan untuk melihat apakah aktivitas seseorang sudah seimbang atau belum:
    1. Pekerjaan
    2. Pengaturan hidup atau disiplin diri
    3. Pengembangan diri atau pembelajaran
    4. Hubungan dengan orang lain
    Sementara itu, definisi "seimbang" di sini dilihat dari 2 dimensi: keseimbangan aktivitas-aktivitas yang dijalankan dan kesesuaian antara rencana dengan aktivitas-aktivitas tersebut.

    Hasil surveinya, 67% dari 31 orang yang diriset menunjukkan ketidakseimbangan dalam beraktivitas. Sedang dalam dimensi kedua, 9% lebih melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak terkait sama sekali dengan apa yang direncanakan, dan sekitar 45% melakukan aktivitas-aktivitas yang kurang terkait dengan rencana. Riset sederhana ini memang tidak membahas apa dampak dari ketidakseimbangan itu. Tapi tingginya tingkat kesibukan para konselor pernikahan di gereja-gereja, dan maraknya perceraian di antara pasangan-pasangan muda, merupakan indikasi nyata dari banyaknya orang yang dibutakan oleh cinta dan segera menikah lalu membangun rumah tangga, tanpa memiliki fondasi yang kuat secara seimbang.

    Beberapa persiapan yang perlu dilakukan selain finansial antara lain:

    Mengenal Diri Pasangan Yang Asli
    Persiapan yang seringkali tidak dilakukan calon suami istri adalah mengekplorasi the real him/her selama berpacaran. Umumnya pasangan hanya melakukan berbagai aktivits bersama, tapi jarang punya keberanian melakukan dialog mendalam untuk menemukan dirinya yang asli. Jadi intinya harus dialog-sentris, bukan sekedar aktivitas-sentris. Apalagi karena selama masa pacaran toleransi masih tinggi sehingga asumsi tentang siapa dia diwarnai oleh persepsi yang tidak realistis. Begitu pernikahan terjadi, langsung terkaget-kaget karena ada banyak hidden package yang menjadi bonus, yang baru muncul ketika situasinya kondusif. Ternyata waktu lapar atau sakit misalnya, dia menjadi begitu emosional dan sangat tidak sabar. Perkataannya pun bisa sangat agresif. Atau ketika masuk ke soal seks, ternyata dia punya pikiran yang tidak pernah dibahas selama berpacaran. Sekedar saran, mungkin waktu berpacaran yang ideal adalah sekitar 2-3 tahun supaya kita bisa melihatnya dalam berbagai situasi.

    Siap Mental
    Untuk seorang wanita, perlu sekali menyiapkan mental untuk menjadi penolong bagi suami dan ibu bagi anak-anak. Seringkali wanita tidak siap untuk hal itu. Apalagi karena wanita harus melahirkan anak dan mengatur rumah tangga. Karena itu wanita perlu mempersiapkan diri dengan membaca buku-buku tentang kewanitaan, anak, dan keluarga sebelum menikah. Juga perlu belajar tentang manajemen waktu dan manajemen keuangan.

    Siap-siap Menjadi PhD (Perfect Husband and Daddy)
    Setelah menikah, seorang wanita secara intuitif biasanya akan berubah. Walaupun dia masih bekerja, tapi dia merasa bahwa rumah tangga adalah prioritas yang harus diutamakan. Tapi seringkali pria tidak mengalami perubahan intuitif ini. Karena itu secara khusus pria harus mempersiapkan perubahan mental ini, sebab kalau tidak akan terjadi benturan, yang jika tidak dibereskan akan menjadi jurang pemisah. Lambat laun, kalau masing-masing punya aktivitas sendiri-sendiri, celah terhadap perselingkuhan akan mudah terbuka.

    Rencanakan Kehamilan
    Kalau pasangan sudah menikah, otomatis orang-orang akan bertanya, "Sudah hamil belum?" Walaupun begitu, sebaiknya kita jangan cepat-cepat punya anak kalau belum siap, terutama jika belum siap dari segi finansial dan pembelajaran tentang anak. Harus dipikirkan, jika punya anak nanti apakah istri akan tetap bekerja? Kalau ya, anak akan tinggal dengan siapa? Kalau dengan suster, otomatis nilai-nilai dari suster-lah yang akan diturunkan ke anak. Tapi kalau istri yang mengasuh anak sehingga tidak bekerja, apakah secara finansial sudah mencukupi?

    Seimbangkan Perubahan Aktivitas
    Apakah kita sudah punya komunitas yang tepat, yang bisa mendukung pertumbuhan rohani kita dan anak-anak kita? Kadang ada komunitas yang sangat menekankan jemaat untuk terlibat dalam pelayanan. Kalau mengurangi pelayanan berarti sudah mundur. Ini akan membuat kita merasa bersalah. Karena itu aktivitas yang dijalani ketika masih single dan setelah berkeluarga harus ditimbang ulang supaya terjadi keseimbangan.

    Rumah dan Mertua
    Kita harus membina hubungan yang sehat dengan keluarga besar calon pasangan kita. Jika hubungan tidak harmonis, dikuatirkan nantinya akan terjadi intervensi dari mertua atau anggota keluarga lain. Tapi selain itu, tiap pasangan memang seharusnya tinggal sendiri (tidak tinggal di pondok mertua indah). Karena perbedaan-perbedaan yang ada dapat memicu perselisihan yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Tidak harus membeli rumah, minimal awalnya menyewa atau mengontrak.

    Hidup bisa dibuat menjadi lebih seimbang, sederhana, dan berkualitas,jika kita mengetahui gambaran besar dari apa yang akan dihadapi dan fondasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan gambaran tersebut.

    Sumber : getlife


    Alasan Yang Buruk Untuk Menikah


    Semua berawal dari alasan. Atas dasar apa Anda akhirnya memutuskan untuk menikah. Hal ini juga rupanya bisa mempengaruhi kehidupan dan kisah rumah tangga Anda kelak. Coba simak 9 alasan terburuk mengapa seseorang memilih untuk segera mengakhiri masa lajang.

    Menikah Karena Uang
    Ini sebenarnya hal yang gawat. Menikahi seseorang hanya karena ia bisa memberikan kehidupan berlimpah uang adalah alasan yang buruk. Jika pasangan Anda sampai tahu, ini bisa saja menyakiti perasaannya. Materi memang perlu namun jika uang adalah dasar mengapa Anda menikahi seseorang, baiknya pikirkan lagi.

    Dikejar Target
    Setiap orang pasti punya target. Namun apakah kapan Anda akan menikah juga harus benar-benar memenuhi target. Bagaimana jika akhirnya Anda bertemu seseorang yang sama sekali tidak cocok dengan Anda di akhir target itu. Apakah Anda akan nekat menikahinya? Dan jika dalam jangka waktu yang ditetapkan ternyata Anda belum siap berumahtangga, bagaimana pula kehidupan anak istri Anda kelak?

    Ingin Tinggalkan Rumah Orang Tua
    Hal ini biasanya dialami oleh wanita. Jemu dengan kehidupan yang tak begitu bahagia dengan orang tua, anak memutuskan untuk meninggalkan rumah dengan cara menikah. Namun bukan begitu cara memecahkan masalah. Ini seperti Anda berlari dari wajan namun tercemplung ke dalam api. Akan lebih baik Anda menahan diri hingga menemukan seseorang yang benar-benar mantap.

    Orang Tua Menyukai Calon Anda
    Ingat! Yang menikah dan akan berumah tangga adalah Anda, bukan orang tua. Ada bagusnya saran orang tua Anda dengarkan namun jangan pertimbangkan pernikahan terburu-buru karena hal tersebut. Anda hidup di jalan Anda sendiri, untuk urusan yang satu ini usahakan keputusan benar-benar ada di tangan Anda.

    Inginkan Anak
    Menginginkan anak adalah alasan yang salah untuk banyak orang. Anda tak begitu sreg dengan pasangan, namun anak telah lahir. Ketika keinginan Anda sudah terpenuhi, Anda tetap akan berkutat dengan pasangan yang sama. Yang mungkin tidak pernah Anda inginkan. Tak ada orang yang sempurna, namun bukankah orang tua harus memberikan contoh saling mengasihi dan menghormati? Pertimbangkan!

    Menikahi Selingkuhan
    Selingkuh mungkin saja indah. Tapi menikahi selingkuhan Anda belum tentu. Hubungan yang diawali dengan jalan yang salah akan berakhir tak begitu baik pula. Ini tak akan jadi landasan yang kuat, karena seseorang yang mau berselingkuh dengan Anda biasanya tak akan punya beban untuk menyelingkuhi Anda.

    Butuh Ayah/Ibu Untuk Anak Anda
    Jika Anda menemukan orang yang tepat, selamat. Namun jika tidak, jangan lakukan ini. Akan jadi lebih buruk jika anak Anda punya ayah atau ibu tiri yang mengerikan. Daripada begitu lebih baik ia punya orang tua tunggal yang sangat menyayangi dan memperhatikannya.

    Ajang Pembuktian Diri
    Ini tak pernah jadi ide yang baik karena jika teman Anda curiga Anda adalah seorang pecinta sesama jenis, menikah tak akan membuat orang berhenti mencurigai. Dengan menikah Anda malah melibatkan orang lain ke dalam masalah Anda ini. Jika Anda benar pecinta sesama jenis, menikah bukanlah obat tepat. Jujurlah pada diri sendiri.

    Tekanan Sosial
    Semua teman Anda telah menikah, bahkan beberapa diantara mereka telah bercerai. Hanya Anda saja mungkin yang belum mencicipi kehidupan rumah tangga. Memangnya apa yang salah dengan hal tersebut? Anda sebaiknya hidup sendiri daripada bersama seseorang dalam keterpaksaan. Tak perlu menurunkan standar pasangan hanya karena Anda ingin segera menikah.

    Sumber : Grup Universitas Kehidupan

Sabtu, 04 September 2010

KASIH

Salah satu pasal termasyhur dalam Alkitab jelas adalah 1 Korintus 13 -- "Pasal Kasih" yang terkenal itu. Di pasal ini, kita bisa melihat dengan jelas tiga bagian penting yang mengajarkan umat Tuhan dalam memahami kasih yang sejati: motivasi, karakter, dan kekekalan kualitas kasih.

Motivasi Kasih (1 Korintus 13:1-3)

Apa gunanya perbuatan besar dan dahsyat jika tidak ada kasih yang melatarbelakanginya. Banyak orang tidak akan setuju perlunya memeriksa motivasi dari apa yang kita sebut perbuatan baik. Banyak orang mengklaim bahwa karisma, pengetahuan, dan pengorbanan adalah sama dengan kasih. Tetapi masing-masing hal itu perlu diperiksa seperti seperti yang pasal ini sudah lakukan.

Fasih Berbicara

Walaupun seseorang sangat pandai berbicara, sopan, atau menghibur yang mendengarkan, tanpa kasih, dia akan menggunakan lidahnya untuk tujuan pribadinya. Meskipun ribuan orang akan terkesan, tergerak, dan tersentuh, namun perkataannya sama saja dengan bunyi gong. Dengan adanya gerakan hiburan di gereja, orang-orang bersedia memaklumi semua kegagalan yang para pendeta dan guru lakukan untuk menjaga agar gereja tetap ramai.

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. (1 Korintus 13:1-3)

Berpengetahuan

Ilmuwan, teolog, doktor, dan filsuf semuanya berpura-pura memiliki pengetahuan yang luar biasa, tetapi tanpa kasih, pengetahuan ini akan menghancurkan mereka dan orang lain. Mereka yang memiliki pengetahuan adalah mereka yang seharusnya menggerakkan dunia. Para ekonom, pemuka agama, konselor, atau peneliti, semuanya memiliki pengetahuan khusus yang akan memberikan dampak signifikan dalam sejarah manusia. Dampak tidak diperoleh dari pengetahuan, namun dari apa yang dilakukan seseorang dengan pengetahuan itu. Bila dia tidak mengasihi, maka pengetahuan tidak lagi penting. Ketidakpedulian yang dibarengi kasih adalah lebih baik daripada pengetahuan yang dibarengi dengan pengejaran kepentingan diri, apa pun bidang pengetahuannya. Sekarang ini, kita menghabiskan banyak waktu, energi, dan uang untuk mengejar pengetahuan. Kita meluangkan sedikit waktu untuk memeriksa hati mereka yang bergelar tinggi. Gereja-gereja yang mencari pendeta tampaknya lebih menekankan gelar daripada kasih.

Murah Hati

Kita akan berpikir bahwa mereka yang menyerahkan seluruh milik mereka dan melakukan pengorbanan diri yang besar merupakan suatu hal yang sangat mulia. Namun sekali lagi, kita bisa memberikan seluruh kekayaan kita, bahkan mengorbankan hidup kita, tetapi tanpa kasih, semua itu tidak ada gunanya. Saya bertanya-tanya seberapa besar bantuan yang diberikan atas dasar kasih daripada atas dasar motivasi memiliki reputasi terkenal. Bila nama kita tidak dikenal, akankah kita tetap memberikan sebanyak yang kita sudah kita lakukan? Pengorbanan yang besar tidak sama dengan kasih karena pengorbanan ini bisa saja berasal dari alasan egois agar dihargai dan dikenal.

Ringkasan

Kita harus mulai memeriksa segala tindakan kita; apakah kita melakukannya atas dasar kasih atau pemenuhan ego. Kita memiliki kemampuan yang hebat untuk membohongi diri kita sendiri dan orang lain menurut maksud kita yang sebenarnya. Sering kali, jauh di dalam hati, kita menyukai perhatian, tepuk tangan, piala, dan kekuasaan. Kemampuan besar dalam pidato, pengetahuan, dan pengorbanan akan menggerakkan orang, namun tidak akan menyelamatkan mereka. Komunikasi, pengetahuan, dan ketaatan adalah tiga penajam hidup yang sangat berkuasa, namun ketiga hal ini membutuhkan hati yang mengasihi untuk mewujudkannya dengan benar di dunia ini sehingga memberikan manfaat bagi orang lain.

Karakter Kasih (1 Korintus 13:4-8a)

Semua orang mengaku memiliki kasih, namun sedikit yang telah merasakan kekuatan, pengertian, dan komitmennya yang luar biasa. Kita melihat fakta itu saat orang yang menikah menyatakan janji bahwa mereka akan menjaga pernikahan mereka selama mereka saling mengasihi. Mereka tidak memiliki pengertian kasih yang sesungguhnya. Kasih berdasarkan pengertiannya memiliki beberapa komponen, tanpa komponen-komponen itu, kasih akan hilang. Ini dibuktikan dengan pengertian-pengertian ekslusif akan kasih.

  1. Kasih Itu Sabar

    Apakah saya memancarkan jiwa yang sabar yang memampukan saya untuk mendengarkan dan peduli pada orang-orang di sekitar saya?

    Kasih tidak memaksakan aturan dan batasan waktunya sendiri. Orang-orang, khususnya orang-orang yang terluka, dapat menyedot banyak waktu kita. Orang sabar percaya kepada Tuhan bahwa Ia akan memberikan cukup waktu untuknya mendengarkan orang lain.

    Kasih juga mampu memperlakukan semua orang dengan cara yang benar. Kita cenderung mengharapkan orang lain untuk mendengarkan kita seperti kita mendengarkan orang lain, tetapi sering kali hal ini tidak berhasil. Orang yang sabar percaya kepada Tuhan bahwa Ia akan memberikan hikmat untuk memerhatikan setiap orang dengan baik.

  2. Kasih Itu Murah Hati

    Apakah saya selalu bersikap baik dan peduli pada orang lain?

    Kasih itu murah hati. Kita mungkin berpikir hal ini tidak perlu dikatakan, namun setelah apa yang telah dilakukan atas nama kasih diteliti baik-baik, kita akan bijaksana bila mengukur kasih hanya dengan gelas ukur yang disebut kemurahan hati. Bila seseorang itu tidak murah hati, berarti dia tidak mengasihi.

  3. Kasih Tidak Cemburu

    Apakah saya cemburu karena orang lain mendapatkan perhatian?

    Saat kecemburuan muncul, kita harus mempertanyakan apakah ada kasih. Beberapa orang mengatakan bahwa kasih itu cemburu karena kasih menginginkan dan mengharapkan orang lain. Namun, kasih yang sejati memberikan hak mereka atas perhatian orang lain. Kasih justru memberikan dirinya sendiri supaya orang lain mendapatkan keuntungan.

  4. Kasih Tidak Memegahkan Diri

    Apakah saya menceritakan keberhasilan saya?

    Ketika seseorang memegahkan diri, maka objek pembicaraan direndahkan dan dipandang sebagai alat untuk digunakan. Memegahkan diri berarti meninggikan diri sendiri dan merendahkan orang lain. Kasih meminta seseorang untuk melihat sisi baik dalam diri orang lain dan lebih sering diam jika belum melihat sisi baik yang ada pada diri orang lain.

  5. Kasih Tidak Sombong

    Apakah saya merasa lebih baik daripada orang lain?

    Jika memegahkan diri berbicara tentang keberhasilan seseorang, kesombongan terdapat di dalam pikiran. Kesombongan akan mengeluarkan buah yang tidak diinginkan melalui pandangan, perilaku, komentar, tipuan, dan perlakukan umum terhadap orang lain. Kasih lebih menghormati orang lain di atas keinginan pribadinya.

  6. Kasih Tidak Melakukan yang Tidak Sopan

    Apakah saya bertingkah laku aneh untuk menarik perhatian orang lain?

    Tindakan yang tidak sopan adalah tindakan yang aneh untuk menarik perhatian orang lain. Perilaku yang aneh atau kasar menarik perhatian orang lain. Mencari perhatian untuk diri sendiri adalah lawan dari kasih di mana kita seharusnya memberikan perhatian kepada orang-orang yang membutuhkan. Kita berfokus pada orang lain.

  7. Kasih Tidak Mencari Keuntungan untuk Diri Sendiri

    Apakah saya mencari hal-hal yang lebih saya sukai daripada yang disukai orang lain?

    Ketika kita mencari kesejahteraan diri kita sendiri, kita menghalangi kemampuan kita untuk mengasihi. Kasih mengusahakan kesejahteraan orang lain. Bila kita lebih mementingkan diri sendiri, maka kita akan memberikan perlakuan istimewa pada diri kita sendiri. Kita bahkan akan berbohong, curang, memfitnah, mengumpat, dll. untuk melayani kebutuhan diri kita sendiri.

  8. Kasih Tidak Pemarah

    Bagaimana kita menanggapi orang yang menganggu kita?

    Kasih yang sejati tidak mudah goyah. Kasih yang pura-pura mudah berubah. Seseorang akan mudah marah saat dia hidup untuk dirinya sendiri. Kita pasti merasa tidak nyaman saat tersinggung; setidaknya harga diri kita diserang, namun determinasi kasih tidak akan berubah.

  9. Kasih Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain

    Apakah saya dengan cepat mengampuni orang lain dan menolak kepahitan?

    Kasih tidak pahit hati. Mungkin ia terluka, tersakiti, dan teraniaya, namun kasih akan selalu mengampuni. Kasih tidak menyimpan kesalahan atau berencana untuk balas dendam. Kasih menghapus kesalahan setiap hari untuk memampukannya memerhatikan kebutuhan orang lain.

  10. Kasih Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan

    Apakah saya bersukacita dalam sensualitas atau kekerasan?

    Entah kita atau orang lain terlibat dalam perilaku yang tidak baik, mereka yang memiliki kasih yang sejati tidak akan bersukacita. Kita melihat kebahagiaan dalam perilaku buruk orang lain. Mereka pikir mereka tidak bersalah atas perilaku mereka itu, namun terkandung suatu kebahagiaan perilaku buruk dalam sikap mereka. Kasih tidak ada di dalamnya.

  11. Kasih Bersukacita Karena Kebenaran

    Apakah saya menyukai sorakan dan mencoba membuat orang lain terkesan atau menyambut kebenaran? Kasih mungkin rendah hati karena kebenaran, namun kasih masih tetap menemukan kesetiaannya yang terdalam terhadap kebenaran. Kasih tidak memilih-milih orang sehingga menghalangi kebenaran. Pasangan dari kasih adalah kebenaran, di mana cahayanya bersinar terang; tidak ada kebohongan dan ketidaksetiaan.

  12. Kasih Menutup Segala Sesuatu

    Kesulitan apa yang saya alami dalam hidup ini sehingga saya berani terus mengasihi?

    Mudah marah berujung pada konflik pribadi yang tidak ada gunanya, misalnya dalam hubungan saudara kandung atau pernikahan. Dengan menanggung segala sesuatu, kasih dapat menahan kekasaran, dosa, dan kebobrokan moral yang absolut. Dari air berlumpur, muncullah bunga lili putih.

  13. Kasih Percaya Segala Sesuatu

    Apakah saya mampu mencari Tuhan untuk memohon pertolongan, kekuatan dan pembaharuan untuk setiap situasi sulit yang saya alami?

    Ini tidak merujuk pada toleransi dan ekumenisme masa kini, tetapi kepolosan pendekatannya kepada hidup dan manusia. Kasih terlindungi dari pesimisme usia dan memampukan setiap orang dengan penuh hormat dan harapan.

  14. Kasih Mengharapkan Segala Sesuatu

    Apakah saya memperlakukan setiap relasi dan orang dengan harapan, meski mereka memiliki masa lalu yang buruk?

    Kasih bukanlah khayalan buta, namun dengan kesetiannya, kasih dapat melihat ke depan pada kesempatan istimewa yang setiap relasi bawa setiap hari. Kasih hidup dalam pengharapan kepada Tuhan bahwa anugerah Tuhan dapat bersinar di tempat yang gelap.

  15. Kasih Menanggung Segala Sesuatu

    Hal apa yang saya hargai dan yang tidak ingin saya lepaskan?

    Kasih sanggup bertahan karena kasih Allah di dalam Kristus adalah selamanya. Kasih yang kita miliki memang terbatas, namun saat kasih Allah memenuhi kita, maka tidak ada yang bisa menghentikannya. Kasih Allah mengatasi rasa malu, celaan, dan kejahatan. Kasih itu rendah hati sama seperti kasih Allah dalam Kristus mengejar hal-hal tersebut sehingga kita bisa menerima kasih itu.

  16. Kasih Tak Berkesudahan

    Apakah saya percaya pada kasih Allah yang tak berkesudahan?

    Tidak ada rentang waktu untuk kasih Allah. Kasih Allah tidak berhenti saat matahari terbenam atau dimulai pada minggu yang baru. Kasih illahi akan terus ada ada menembus waktu dan kekekalan. Di malam-malam gelap, akan selalu ada cahaya abadi dari kasih Allah. Kasih akan menyinari kebencian dan menembus hal yang paling buruk dengan pergorbanan.

Kualitas Kasih yang Tahan Lama (1 Korintus 13:8-13)

Kami tidak yakin apakah frasa "kasih tak berkesudahan" termasuk dalam daftar ayat atau penutup. Seseorang bertanya-tanya bagaimana kata-kata itu bisa mengikuti deskripsi yang tak bisa dibantah lagi tentang kasih dalam ayat-ayat di atas. Namun Paulus memiliki tujuan yang lebih besar daripada hanya sekadar mewartakan Injil. Ia ingin agar kasih ada dalam diri mereka yang sudah menjadi orang yang berpengaruh dan mengesampingkan kasih Tuhan untuk keperluan mereka sendiri.

Kasih bertahan dan karena itu akan ada untuk menilai kehidupan kita. Kita mungkin mengagungkan orang-orang yang memiliki karunia, tetapi kasihlah yang membuat karunia ini berkilau dalam kehidupan seseorang. Bisa berbicara dengan bahasa yang berbeda mungkin bisa membuat orang lain kagum, tetapi seperti yang dikatakan dalam nubuatan bahwa kemampuan itu akan sia-sia bila orang tersebut tidak memiliki kasih. Karunia akan disalahgunakan bila kita tidak membiarkan kasih mengendalikan hati kita.

Kasih bukanlah perasaan meskipun kasih menghasilkan banyak perasaan yang menyenangkan. Kasih merupakan suatu komitmen untuk dengan sengaja memberikan diri kepada orang lain. Bila kasih berhenti, maka kita tahu bahwa itu bukanlah kasih. Bila kasih menemui halangan terhadap kepribadian seseorang, keganjilan, penampilan, atau karunia, maka kita melihat kasih itu sebagai pesona atau hasrat saja. Meskipun Anda sehat, bersemangat, muda, dan cantik, waktu akan membawa perubahan yang tidak diinginkan, misalnya sakit penyakit, kelemahan, keriput pada kulit, dan hilangnya rasa kasih. Kasih yang sejati tidak akan pernah berkesudahan karena kasih tidak menyerah; kasih tidak bisa menyerah. Kekuatan kasih tidak didasarkan pada apa yang Anda lihat pada diri seseorang, tetapi dalam komitmen Anda terhadap orang itu. Kasih yang sejati tidak berhenti, tetapi hari demi hari terus tumbuh menjadi lebih indah. Kasih tidak mengabaikan kesulitan, rasa sakit, luka, dan rasa malu yang kadang-kadang membuat kita marah, karena kasih yang berada dalam keadaan yang seperti ini akan menjadi semakin kuat. Dalam kesulitan-kesulitan seperti ini, banyak orang yang ingin lepas dari pernikahan, tetapi kasih Anda harus tetap ada, sama seperti kasih Allah.

Kita semua akan memikul tanggung jawab. Kita seharusnya meninggalkan sikap yang buruk. Bila saya ingin dinilai secara menyeluruh, maka saya perlu memahami hati saya sekarang dan mengejar ketiga hal yang luar biasa: iman, pengharapan, dan kasih. (t/Ratri)

Diterjemahkan dari:

Sumber
Judul Artikel:
Love's Mighty Touch
Situs:

http://www.foundationsforfreedom.net/Topics/Love/Love015.html#Anchor-Motivation%20of%20Love%20(1%20Corinthians%2013:1-3) (Foundation for Freedom.net)

Rabu, 28 Juli 2010

Cinta yang Menyehatkan


JAKARTA, KOMPAS.com — Cinta cenderung bermakna luar biasa bagi seseorang. Luar biasa indah rasanya menurut mereka yang hidup dalam pelukan cinta, tetapi dapat juga luar biasa menyakitkan bagi mereka yang merasa dikhianati atau dikecewakan oleh cinta. Entah itu terhadap orangtua, anak, lawan jenis (pasangan), dan lainnya, cinta memang luar biasa.
Seorang guru besar Psikologi Klinis dari Fakultas Psikologi UGM yang telah melanglang buana di berbagai penjuru dunia untuk mengajar, Prof Yohana E Prawitasari, dalam sebuah semiloka psikologi mengungkapkan, ”Apa sih sebenarnya yang dibutuhkan oleh setiap orang? Pada dasarnya dalam hidup ini yang diperlukan oleh setiap orang adalah cinta.”

Ungkapan di atas mungkin terasa melankolis. Lho, kok, seorang profesor psikologi menyatakan sesuatu yang tidak berbeda dengan para seniman? Ya, memang tidak berbeda dengan para seniman. Secara empiris, psikologi menemukan bahwa untuk dapat sehat secara mental, yang diperlukan seseorang adalah cinta. Lebih dari itu, dengan transendensi, kita dapat menemukan kebenaran universal bahwa memang kita ini hidup dari cinta, hidup oleh cinta, dan juga untuk cinta.

Viktor Frankl, seorang psikiatris yang riwayat dan karyanya luar biasa mengagumkan, dalam bukunya Man’s Search for Meaning berkata: “Suatu pemikiran mengubah saya: Untuk pertama kali dalam hidup, saya menyadari kebenaran dalam syair kebanyakan penyair, kebijaksanaan akhir para ahli pikir. Kebenaran bahwa cinta adalah tujuan utama dan tertinggi yang dapat dicapai manusia. Lalu, saya menangkap makna rahasia terbesar yang melingkar dalam syair, dalam pikiran dan keyakinan manusia, yaitu penyelamatan manusia diperoleh lewat cinta dan di dalam cinta.”

Seorang psikolog lain, Meninger, menulis: ”Cinta itu menyembuhkan. Cinta menyembuhkan mereka yang memberikan cinta, dan juga mereka yang menerimanya.”

Berikut ini kita belajar mengenai cinta yang menyembuhkan, cinta yang sehat, yang diungkapkan oleh para ahli psikologi pada masa lampau.

Cinta tak bersyarat
Dalam mencinta, yang terjadi adalah: cinta bersyarat atau cinta tak bersyarat. ”Tidak ada kemungkinan ketiga!” kata John Powell, konselor dan penasihat spiritual.

Bila untuk mencintai kita memerlukan syarat, maka cinta itu bukan cinta sejati. Cinta sejati adalah harus dan merupakan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma.
Kita benar-benar cinta bila orang yang kita cintai mendapatkan cinta kita, bukan karena ia pantas menerima cinta kita. Disebut pantas karena cantik, anggun, ganteng, baik hati, dan sebagainya. Kita sadar bahwa orang yang kita cintai bukanlah orang yang terbaik, bukan orang yang paling hebat, bukan yang paling cocok.

Namun, itu semua tidak menjadi persoalan. Yang penting adalah bahwa kita telah memilih untuk memberikan kepada orang yang kita cintai berupa cinta kita, dan juga telah memilih untuk mencintai kita. Dalam kondisi inilah cinta dapat tumbuh dengan baik.

Erich Fromm, psikolog yang terkenal dengan bukunya, The Art of Loving, menulis tentang cinta tak bersyarat. Menurut Fromm, cinta tak bersyarat berhubungan langsung dengan kerinduan yang paling dalam, bukan hanya kerinduan pada anak, melainkan kepada setiap manusia.

Sebaliknya, orang yang dicintai karena alasan pantas atau dianggap berhak menerima cinta selalu menimbulkan keraguan: mungkin saya tak dapat membahagiakan orang yang saya inginkan dapat mencintai saya atau mungkin selalu ada rasa cemas, jangan-jangan suatu waktu cinta akan lenyap.

Selain itu, cinta yang didapat karena alasan pantas menerimanya selalu meninggalkan rasa getir dalam kesan bahwa orang dicintai bukan karena dirinya, melainkan karena kemampuannya membuat orang lain senang. Ini bukan cinta, melainkan manipulasi!
Seperti binatang sirkus
John Powell menegaskan bagaimana cinta tak bersyarat mendukung perkembangan pribadi. Cinta yang banyak terjadi adalah cinta yang membelenggu. Tanpa sadar, banyak orangtua memperlakukan anak seperti binatang sirkus, yang dihukum atau diupah agar berperilaku persis seperti yang diinginkan tuannya.

Demikian pula suami terhadap istri atau sebaliknya. Cinta seperti ini berisiko menimbulkan luka batin dan bersifat merusak (destruktif). Powell mengungkapkan sebagai berikut:

Kita telah lama menganggap bahwa koreksi, kritik, dan hukuman dapat mendorong perkembangan dan pertumbuhan. Kita terbiasa membenarkan cara-cara destruktif untuk menutupi ketidakbahagiaan dan ketidaklengkapan kita. Contohnya, penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini mengungkapkan bahwa 80 persen narapidana di negeri ini menerima perlakuan keras dan kejam ketika masa kecil.

Baru akhir-akhir inilah ilmu perilaku mengungkapkan bahwa cinta tak bersyarat merupakan satu-satunya cara yang memungkinkan orang mengembangkan kepribadian yang manusiawi.

Kehendak bebas merupakan salah satu faktor dalam hidup manusia. Setiap orang harus menyatakan ”ya” untuk pertumbuhan dan integritas pribadinya, tetapi ada prasyarat: harus ada orang yang mendorong kita untuk percaya pada diri sendiri dan menjadi diri sendiri. Ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang benar-benar mencintai kita.

Kalau kita bicara tentang cinta tak bersyarat, kita akan teringat orangtua yang bersikap manipulatif. Ada orangtua yang hanya memberikan kasih sayang dan penguatan kepada anak bila keinginannya terpenuhi: bila nilai rapor bagus, patuh, dapat menimbulkan rasa bangga orangtua, dan lainnya. Kita juga teringat bahwa banyak hubungan suami atau istri seperti demikian.

Begitulah yang sering terjadi. Hubungan suami-istri atau orangtua-anak tak lebih dari saling tukar: yang satu menjual, yang lain membayar; bukan lagi cinta tak bersyarat.

Kita sering kali tidak menghiraukan cinta tak bersyarat yang mendasar. Orang yang kita manipulasi kita beri hadiah tertentu karena telah memenuhi keinginan kita. Kita meletakkan kepada mereka identitas pribadi yang kita pilihkan. Kita letakkan mereka di sudut sempit dalam kehidupan ini dengan hanya membolehkan mereka menjadi seperti yang kita inginkan. Padahal, cinta tak bersyarat bersifat membebaskan.
@M.M Nilam Widyarini M.Si
Kandidat Doktor Psikologi

Kamis, 03 Juni 2010

6 Kenyataan Cinta

Kenali si dia dan deteksi tipe "cinta" Anda agar tidak salah melangkah.

Kamis, 3/6/2010 | 22:11 WIB

KOMPAS.com - Disadari atau tidak, berbagai anggapan tentang cinta seringkali memengaruhi pandangan Anda tentang cinta. Padahal, dalam praktiknya tak semua sesuai. Setidaknya ada 6 kenyataan cinta yang perlu Anda ketahui.

Love At First Sight
Katanya: Bila kita merasakan love at first sight, atau cinta pada pandangan pertama, berarti si dia akan menjadi jodoh Anda.
Kenyataannya: Ketika pertama kali bertemu si dia, tentu yang pertama kali dilihat adalah fisiknya. Wajahnya yang tampan, tubuhnya yang wangi atau tatapan matanya yang bikin meleleh. Dari pertemuan beberapa detik itu, siapa yang bisa menjamin kalau hatinya akan semanis wajahnya. Jangan bilang Anda bakal cocok dengannya hanya karena dia mengenakan baju yang sama dengan Anda.

Meski getaran pertama itu penting, tapi untuk menjalin hubungan yang sehat tetap dibutuhkan proses perkenalan satu sama lain. Setidaknya, cari tahu informasi mendasar tentang dirinya, seperti pekerjaan, status, hobi, apa yang ia suka dan tidak. Karena ini akan membantu Anda mengenal lebih dekat siapa si dia sebenarnya. Selain itu, dari proses perkenalan ini, Anda bisa memutuskan apakah Anda dan si dia cocok menjadi pasangan. Karena, keindahan fisik saja tak cukup membuat Anda bertahan dalam sebuah hubungan.

Cinta Adalah Segalanya
Katanya: Selama Anda dan si dia saling mencintai, hidup akan selamanya indah.
Kenyataannya: Tak ada cinta tanpa syarat, kecuali cinta seorang ibu pada anaknya. Modal cinta saja tak kan cukup untuk menciptakan hubungan yang bahagia selama-lamanya. Dibutuhkan berbagai hal pendukung untuk mempertahankan hubungan, di antaranya komitmen, kedewasaan, rasa saling menghargai, dan menghormati. Penting juga adanya kesamaan intelektual, finansial yang terjamin, hingga selera humor yang bisa memberikan warna pada hubungan Anda.

Tak Bertengkar Berarti Aman
Katanya: Bila Anda dan si dia tak pernah bertengkar, berarti hubungan Anda ada di titik aman dan akan bertahan lama.
Kenyataannya: Hubungan yang terlalu sepi bagai nasi tanpa garam. Hambar. Tidak ada greget. Tidak ada yang salah dengan pertengkaran, asal dalam batas yang wajar dan sehat. Artinya tidak ada yang saling mendominasi dan menyakiti. Pertengkaran malah membuat hubungan lebih sehat dan berkembang. Anda dihadapkan paad satu persoalan yang membutuhkan solusi.

Hati-hati, bila tak pernah ada pertengkaran dalam hubungan, karena jangan-jangan Anda dan pasangan adalah tipe orang yang menghindari konflik. Bila setiap masalah selalu ditumpuk tentu akan menjadi bom waktu yang bisa "meledak" kapan saja.

Cocok 100 Persen
Katanya: Untuk menjadi pasangan yang serasi, Anda dan si dia harus memiliki kesamaan minat dan kepribadian.
Kenyataannya: Tak ada dua manusia yang benar-benar sama dan cocok. Anak kembar saja pasti ada perbedaannya, kan? Nah, perbedaan yang ada dalam diri dua manusia inilah yang nantinya bisa saling melengkapi kelebihan dan kekurangan satu sama lain dalam sebuah hubungan. Karena itu, kita tak perlu memaksakan si dia untuk punya hobi yang sama dengan kita. Daripada menimbulkan konflik, lebih baik berkompromi dan saling menghargai perbedaan.

Harus Selalu Bersama
Katanya: Semakin sering Anda melakukan kegiatan bersama, hubungan Anda dan si dia akan semakin erat dan betahan lama.
Kenyataannya: Pernahkah Anda merasa ketika punya pacar, teman-teman sepertinya menjadi jauh? Inilah mengapa, tipe hubungan seperti ini bisa dibilang tak sehat. Pasalnya, seluruh waktu Anda seakan hanya untuk si dia. Padahal, Anda dan dia kan tetap harus bersosialisasi dan membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, teman, kekasih, dan diri sendiri. So, pandai-pandailah membagi waktu.

Selama bisa mempertahankan kualitas hubungan dengan menjaga intensitas komunikasi dan saling percaya, hubungan akan tetap berjalan lancar.

Married is a Happy Ending Story
Katanya: Ketika si dia akhirnya meminta Anda untuk menjadi pendamping hidupnya, ini akan menjadi cerita cinta yang berakhir bahagia.
Kenyataannya: Menikah dengan seseorang yang kita cintai memang membahagiakan. Tapi, ini bukan berarti akhir cerita cinta. Menikah adalah langkah menuju kehidupan baru yang lebih bertanggung jawab. Dalam pernikahan, akan ada masalah-masalah baru yang harus dihadapi bersama. Dan dalam pernikahan tak bisa lagi sembarang memutuskan hubungan bila Anda tak suka. Karena itu, dibutuhkan pemikiran matang sebelum Anda dan si dia memutuskan akan melanjutkan ke jenjang pernikahan.

(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)

Kamis, 08 April 2010

Cinta Sejati Seorang AYAH

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja....

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....

Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....

Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Papi, Daddy, Ayah, Bapak, atau Abah kita...

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Cinta Sejati 3


CINTA

Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi tidak dicintai olehnya.Tetapi lebih indah untuk mencintai dan tidak pernah menemukan keberanian untuk memberitahu mereka apa yang kamu rasakan.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang,
satu jam untuk menyukai seseorang,
satu hari untuk mencintai seseorang, tetapi membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang.
Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu.
Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat, kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran, dan romantis dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Ketika pintu kebahagiaan tertutup, yang lain terbuka. Tetapi kadang-kadang kita menatap terlalu lama pada pintu yang telah tertutup itu sehingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka untuk kita.
Teman yang terbaik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai, dan tidak pernah mengatakan apa-apa dan kemudian berjalan bersama. Perasaan seperti itu adalah percakapan termanis yang pernah kamu rasakan.
Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu ???
Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada.
Memberikan seseorang semua cintamu tidak pernah menjamin bahwa mereka akan mencintai kamu juga?!!!?
Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai itu tumbuh didalam hati mereka. Tetapi jika tidak , pastikan dia tumbuh didalam hatimu.
Ada hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang dari mereka kamu ingin dengar.
Tetapi jangan sampai kamu menjadi tuli walaupun kamu tidak mendengar itu dari seseorang yang mengatakan itu dari hatinya
Jangan pernah berkata selamat tinggal, jika kamu masih ingin mencobanya,
Jangan menyerah selama kamu masih dapat maju,
Jangan pernah berkata kamu tidak mencintai orang itu lagi bila kamu tidak bisa membiarkannya pergi.
Cinta datang kepada orang yang masih punya harapan walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan
Kepada mereka yang masih mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.
Janganlah melihat dari wajah, itu bisa menipu.
Janganlah melihat dari kekayaan, itu bisa menghilang.
Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum karena sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi cerah.
Berharaplah kamu dapat menemukan seseorang yang dapat membuatmu tersenyum.
Ada saat didalam kehidupanmu dimana kamu sangat merindukan seseorang,
Kamu ingin mengambil mereka dari mimpimu dan benar-benar memeluk dia.
Berharaplah bahwa kamu dapat bermimpi tentang dia,
Yang berarti mimpilah apa yang kamu ingin mimpikan,
Pergilah kemana kamu .3 ingin pergi,
Jadilah sesuai dengan keinginanmu.
Karena kamu hanya hidup sekali dan satu kesempatan untuk melakukan apa yang kamu inginkan.
Semoga kamu medapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu merasa bahagia, Cukup cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu bahagia.
Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain,
Jika itu merasa bahwa itu menyakitkan kamu,
Mungkin itu menyakitkan orang itu juga.
Kata-kata yang ceroboh dapat mengakibatkan perselisihan,
Kata-kata kasar bisa membuat celaka,
Kata-kata yang tepat waktu dapat mengurangi ketegangan
Kata-kata cinta dapat menyembuhkan dan menyenangkan
Permulaan cinta itu adalah dengan membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai dengan keinginan kita.Dengan kata lain kita mencintai bayangan kita yang ada pada diri mereka
Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dari segala hal.
Mereka hanya membuat gejala hal yang datang dalam hidup mereka.
Kebahagiaan adalah bohong bagi orang yang menangis,
Mereka yang terluka, mereka yang mencari, mereka yang mencoba.
Mereka yang bisa menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh hidup mereka.
Cinta mulai dengan senyuman, tumbuh dengan ciuman dan berakhir dengan air mata.
Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang dilupakan.
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.
Katika kamu lahir, kamu menangis dan semua orang yang disekelilingmu tersenyum.
Hiduplah dengan hidupmu, jadi ketika kamu meninggal, kamu satu-satunya yang tersenyum dan semua orang disekeliling kamu menangis.
Karena kamu begitu berharga bagi orang disekeliling kamu, tunjukkanlah cinta dari hatimu dan biarkan sekeliling kamu menyadari bahwa mereka berarti buat dirimu dan kamu berarti buat diri mereka.

Cinta Sejati 2

CINTA

Janganlah terlalu baik, karena aku akan merindukan mu

Janganlah terlalu perhatian, karena aku menjadi menyukaimu

Janganlah terlalu manis, karena aku jadi jatuh cinta padamu

Sulit bagiku untuk tidak mencintaimu

Tatkala apa yang telah kita lakukan bersama

Seseorang yang dapat membuatmu mencintainya

Sebenernya adalah orang yang sangat mencintaimu lebih dari pada kamu mencintai dia

Jika seseorang datang dalam kehidupanmu

Tetapi untuk beberapa alasan dia tidak dapat tinggal janganlah bersedih hati………..

Tetapi bergembiralah karena itulah jalan hidupmu

Mungkin suatu saat nanti dia akan membuat mu bahagia

Janganlah memelingkan cinta

Tatkala cinta itu sudah ada dihadapanmu

Janganlah mengelak cinta

Karena bila kamu melakukannya

Suatu saat kamu akan memikirkannya lagi

Mengapa kamu biarkan cinta itu berlalu

Ketika cinta itu dulu pernah ada disebelahmu

Penyesalan dalam kehidupan kita

Adalah konsekuensi yang tidak kita ambil

Jika kamu berpikir sesuatu hal yang dapat membuatmu bahagia, lakukanlah, Ingat bahwa kita hidup didunia ini hanya sekali

Ada banyak bintang dilangit

Tetapi hanya ada beberapa bintang yang kelihatan berseri-seri

Sinarnya untuk mendapatkan perhatianmu

Diantara bintang-bintang itu yang kamu lewati hanya satu bintang yang memancarkan sinarnya yang terang secara terus=menerus untuk kamu

Sekalipun hanya pandangan sekilas darimu

Akan selalu teringat sinarnya

Sungguh lucu bagaimana kita selalu memilih-milih

Untuk orang yang kita amggap tepat untuk dapat kita cintai

Meskipun tidak sesuai dengan keinginan kita/kemauan kita

Kita tahu bahwa orang yang benar-benar kita cintai akan selalu menjadi pengecualian

Cinta dapat membuat kamu bahagia

Sekalipun mereka pernah melukai hati kita

Tapi cinta itu adalah sesuatu yang sangat spesial

Jika kamu memberi cinta untuk dia

Maka cinta akan menjadi sesuatu yang berharga

Cinta seperti memainkan piano

Pertama, kamu bermain dalam aturan-aturannya

Kemudian kamu pasti melupakan aturan tersebut

Dan akan memainkan dengan perasaan

Cinta itu harus dimiliki dengan keteguhan hati

Untuk bercinta bahkan sampai kamu kehilangannya sampai akhir Daripada tidak pernah mendapatkan cinta

Karena kamu terlalu takut untuk menerima tantangan

Ruang-ruang diantara jari-jari kita

Dibuat untuk tempat jari-jari pasangan kita

Untuk mengisi kedalam jari-jari kita